Kanker payudara adalah  suatu penyakit neoplasma dimana terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel (jaringan)payudara. Kanker payudara tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara. Kanker payudara terutama menyerang wanita, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada pria. Kanker payudara terjadi karena adanya factor genetic,dimana adanya mutasi pada beberapa gen yang berperan penting dalam pembentukan kanker payudara.

Penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya,Faktor reproduksi berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah bertambahnya  umur karena Payudara akan mengalami atrofi. Selain itu hormone estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Sel-sel yang sensitive terhadap rangsangan hormonal mungkin mengalami perubahan degenerasi jinak atau menjadi ganas. Penyakit fibrokistik pada hiperplasis dan papiloma, risiko kanker payudara sedikit meningkat 1,5 sampai 2 kali. Sedangkan pada hiperplasia atipik, risiko kanker payudara meningkat hingga 5 kali. Pada Obesitas terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Bahkan Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. konsumsi lemak dan serat dalam hubungannya dengan risiko kanker payudara terjadi pada wanita umur 34 sampai 59 tahun.

Umumnya gejala Kanker Payudara berupa benjolan yang tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu mula-mula kecil, semakin lama akan semakin besar, lalu melekat pada kulit atau menimbul Gejala lainnya yang mungkin ditemukan adalah benjolan atau massa di ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah), perubahan pada warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu maupun areola (daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu), payudara tampak kemerahan, kulit di sekitar puting susu bersisik, puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal, nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara. Pada stadium lanjut bisa timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.kan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu.

Banyak faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan. Beberapa ahli diet dan ahli kanker percaya bahwa perubahan diet dan gaya hidup secara umum bisa mengurangi angka kejadian kanker. usahakan untuk melakukan diagnosis dini karena kanker payudara lebih mudah diobati dan bisa disembuhan jika masih pada stadium dini. Selain itu,yang anda lakukan adalah Hindari kegemukan, Kurangi makan lemak, Usahakan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan C, salah satunya adalah Xamthone.

OBAT KANKER PAYUDARA

Pengobatan kanker payudara dapat dilakukan secara medis atau secara alami. Pengobatan medis terdiri dari pembedahan, terapi penyinaran, kemoterapi dan obat penghambat hormon. Misalnya, kemoterapi menimbulkan efek samping berupa rentan terhadap serangan infeksi, mudah lelah, mual, rambut rontok, masalah perdarahan seperti mimisan, dan banyak efek samping negatif lainnya.Mengingat kemoterapi membutuhkan biaya yang sangat besar dan memakan waktu yang lama .

Nah, oleh sebab itu cegahlah kanker sedini mungkin dengan xamthone plus. Xamthone plus Solusi terbaik dan aman untuk pengobatan kanker payudara Khasiat Xanthone bukan hanya antioksidan, tetapi juga antiKanker, AntiVirus dan AntiBakteri.

 

Incoming search terms:
  • payudara bernanah
  • payudara berdarah
  • sel atipik
  • puting susu berdarah
  • sel atipik adalah
  • puting berdarah
  • puting payudara berdarah
  • hubungan obesitas dengan kanker payudara