pikun

pikun

Penyakit Pikun (Alzheimer) dimulai dengan penurunan kemampuan otak seperti pemikiran,daya ingat,dan penggunaan bahasa. Penyakit pikun sampai sekarang belum ditemukan obat yang tepat untuk menyembuhkannya.Penyakit pikun disebabkan kerusakan sebagian dari sel saraf pusat dan kurangnya produksi zat kimia yang diperlukan untuk mengirimkan sinyal neurotransmitters). Penyakit pikun secara epidemiologi terbagi 2 kelompok yaitu kelompok yang menderita pada usia kurang 58 tahun dan usia lebih dari 58 tahun (96%).

Tiga ciri-ciri penderita penyakit pikun yaitu:

  • 1. Adanya kemunduran kecerdasan atau intelektualnya.
  • 2. Kemunduran tersebut bersifat perlahan-lahan yang semakin memburuk. Jadi orang yang mendadak kehilangan fungsi intelektual, misalnya sesudah mengalami geger otak, atau infeksi otak, tidaklah termasuk dalam kategori pikun.
  • 3. Kemunduran intelektual tersebut disebabkan oleh gangguan-gangguan pada otak.

Ada beberapa faktor penyebab penyakit pikun,seperti :

1.   1. Faktor genetik:

Beberapa peneliti mengungkapkan 50% kasus diturunkan melalui gen autosomal dominan. Individu keturunan garis pertama pada keluarga penderita penyakit pikun mempunyai resiko menderita penyakit pikun lebih besar dibandingkan kelompok kontrol normal.

2.   2. Faktor infeksi:

Ada penelitian yang menyatakan pada keluarga penderita penyakit pikun ditemukan antibodi reaktif. Diperkirakan terdapat infeksi virus yang menyebabkan infeksi menahun pada susunan saraf pusat.

3.    3. Faktor trauma:

Adanya hubungan penyakit pikun dengan trauma kepala,dimana pada otopsinya ditemukan banyak serabut neurofibrillary.

4.   4. Faktor neurotransmitter (enzim):

Perubahan neurotransmitter pada jaringan otak penderita penyakit pikun mempunyai peranan yang sangat penting.

Penyakit pikun menurut bisa tidaknya diobati, dikenal ada dua macam penyakit pikun yaitu penyakit pikun yang masih sulit untuk disembuhkan, dan penyakit pikun yang dapat dicegah dan disembuhkan.

  • Penyakit Pikun yang sulit disembuhkan, disebabkan oleh proses kemunduran sel-sel otak yang makin lama makin parah. Sampai kini ilmu pengetahuan belum mampu menjawab dengan pasti, kenapa sel-sel otak itu mundur. Sel yang tadinya segar bugar, dengan perlahan menjadi layu dan akhirnya mati. Istilah ilmiahnya, sel-sel itu mengalami degenerasi. Padahal, sekali sel otak mati tidak akan tumbuh sel penggantinya.
  • Penyakit pikun yang disebakan oleh proses degenarasi ini, yang belum dapat dicegah dan masih sulit disembuhkan, inilah yang disebut penyakit pikun yang cukup menjadi momok bagi orang lanjut usia. Walaupun ada usia muda yang diserang penyakit pikun ini. Tetapi pada umumnya penyakit pikun ini menyerang pada orang-orang yang berusia 50-70 tahun.

Antioksidan hindarkan penyakit pikun

Menurut para peneliti, keampuhan makanan segar yang mengandung vitamin E dan C ternyata lebih berkhasiat,seperti Protein dapat memberikan efek menenangkan pada otak. Baik itu protein nabati maupun hewani. Protein dapat membantu otak bekerja dengan cepat dalam menerima pesan.

Minuman pencegah penyakit pikun

Sedangkan untuk minuman yang mampu mencegah penyakit pikun seperti minum teh secara rutin kemungkinan memiliki ingatan yang lebih baik dan dapat menghindari berkembangnya penyakit pikun. Selain itu Xamthone merupakan Minuman Kesehatan Generasi terbaru,Minuman yang memiliki Superantioksidan tinggi yang menangkap radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat.

Comments

comments

Incoming search terms:
  • penyebab pikun di usia muda
  • penyakit pikun
  • penyebab pikun
  • obat pikun tradisional
  • penyebab pikun pada lansia
  • kerusakan jaringan otak
  • kerusakan sel otak