Obat Herbal Kanker dengan Menggunakan XAMthone Plus Ekstrak Kulit Manggis

Mari kita kenali jenis-jenis pengobatan kanker yang ada. Secara umum ada 2 jenis metode/pendekatan dalam memerangi kanker, yaitu metode pengobatan kanker secara medis dan pengobatan kanker secara alternatif (tradisional). Secara fundamental keduanya berbeda.

Pengobatan kanker secara tradisional mengandung prinsip utama untuk meningkatkan kekebalan/ketahanan tubuh sehingga dapat melawan sel-sel kanker. Sedangkan pengobatan kanker secara medis atau lebih dikenal dengan pengobatan modern memiliki prinsip utama membunuh/merusak sel-sel kanker.

Masing-masing jenis pengobatan kanker diatas memiliki plus & minusnya. Adalah bijak untuk mengombinasikan pengobatan secara medis dan tradisional dalam mengobati Kanker. Sekarang mari kita lihat masing-masing jenis pengobatan.

Pengobatan Kanker Secara Medis

A. PEMBEDAHAN

Pembedahan merupakan bentuk pengobatan kanker yang paling tua. Tindakan pembedahan biasanya dilakukan bilamana kanker masih dalam stadium dini, artinya belum menyebar. Jenis pembedahan bervariasi tergantung kankernya. Ada pembedahan yang hanya mengangkat jaringan yang terkena kanker, tetapi pada kasus radikal ada juga pembedahan yang menyebabkan diangkatnya seluruh organ (misalnya rahim atau payudara).

B. RADIOTERAPI (PENYINARAN)

Radioterapi adalah penggunaan sinar laser berkekuatan tinggi untuk pengobatan kanker. Radioterapi bersifat lokal, artinya hanya mematikan sel-sel kanker di daerah target. Secara umum radioterapi digunakan untuk dua tujuan, yaitu pada pengobatan paliatif ataupun radikal.

Pada pengobatan paliatif, radioterapi biasanya diterapkan pada kasus kanker stadium lanjut yang sudah tak dapat dioperasi. Bertujuan meringankan gejala, misalnya: mengurangi rasa sakit, menghentikan perdarahan atau mengurangi kerusakan struktur saraf di sekitar tumor. Untuk tujuan ini, radioterapi diberikan dalam jangka pendek misalnya 1 hari atau 1-2 minggu.

Dokter dapat juga menerapkan radioterapi sebagai terapi primer (radioterapi radikal) untuk tujuan mengecilkan tumor dan kemudian dilanjutkan dengan pembedahan. Pada kasus ini, radioterapi biasanya diberikan dengan interval yang lebih panjang, misalnya jeda 4-6 minggu untuk memberikan waktu bagi sel-sel normal memperbaiki dirinya.

Setiap sesi radioterapi biasanya berlangsung antara 1-2 menit dimana Anda tidak akan merasakan sensasi apa-apa saat mesin laser bekerja.

Teknologi yang melandasi radioterapi kini telah berkembang sangat pesat sehingga aplikasinya dapat bermacam-macam. Salah satunya adalah pisau gamma, yaitu penggunaan sinar laser untuk pembedahan. Saat ini juga terdapat metode menanamkan kawat/partikel radioaktif ke dalam tubuh pasien untuk tujuan menghancurkan sel-sel kanker lokal.

C. KEMOTERAPI

Kemoterapi merupakan terapi kanker yang melibatkan penggunaan zat kimia ataupun obat-obatan dalam pengobatan kanker. Kemoterapi konvensional bekerja dengan cara menghancurkan struktur atau metabolisme dari sel-sel kanker.

Pada pengobatan kanker, kemoterapi dapat diaplikasikan dengan 3 cara, yaitu:

•Kemo sebagai terapi utama (primer) yang memang ditujukan untuk memberantas sel-sel kankernya.

•Kemo sebagai terapi ajuvan (tambahan) untuk memastikan kanker sudah bersih dan tak kembali. Biasanya diberikan pada pasien yang baru diangkat tumornya melalui pembedahan ataupun radioterapi.

•Kemo sebagai terapi paliatif, yaitu hanya bersifat mengendalikan pertumbuhan tumor dan bukan untuk menyembuhkan/memberantas habis sel kankernya. Terapi ini biasanya dilakukan untuk pasien dengan stadium lanjut (4B) dimana kanker sudah menyebar ke organ-organ lain dalam tubuh.

Saat ini terdapat lebih dari 50 obat-obatan kemoterapi yang dapat diberikan melalui intravena infuse ataupun kemo oral. Kemoterapi diberikan dalam diberikan dalam siklus, biasanya dalam interval 3-4 minggu dalam periode 4-6 bulan.

Sebelum kemoterapi dilakukan, biasanya dokter akan mengadakan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui kondisi penyakit Anda, kondisi kesehatan Anda secara umum, termasuk kesehatan fungsi hati dan ginjal Anda.

Solusi Terbaik dan Aman Pengobatan Kanker Dengan Xamthone Plus

Apa itu Xamthone Plus? Amazing Juice For Amazing Health!!!!

Xamthone Plus merupakan sebuah  merek produk minuman kesehatan yang berasal dari buah manggis kulaitas nomor 1 . Xamthone plus di formulasikan dari nutrisi murni buah manggis , buah eksotik yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Khasiatnya tidak  di ragukan lagi.

Mengapa Xamthone Plus jus manggis memiliki kemampuan Mengobati Kanker?

Kandungan buah manggis (garcinia mangostana)

Besi, Serat, Kalsium, Vitamin C, Kalium, Vitamin B2, Protein, Katecin/tannin, Fosforus, Natrium, Vitamin B1, Niasin.

Berdasarkan penelitian Buah Manggis mempunyai bahan aktif biologi yang sangat kaya dengan ANTIOKSIDAN yang tinggi dengan aktivitas yang sangat kuat, selain vitamin, poly-saccharides, stilbenes. Disamping itu buah manggis ini unik karena mempunyai tambahan bioaktif yang hebat yaitu Xanthones.

Pertanyaan ini terjawab dengan penelitian terkini yang membuktikan bahwa manggis mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi beberapa kali lipat dari kekuatan vitamin C dan E.

Selain itu juga xanthone memiliki banyak manfaat kesehatan terutama kesehatan kardiovaskuler seperti mengatasi penyakit jantung, aterosklerosis, penyakit hipertensi dan trombosit. Xanthone juga memperlebar pembuluh darah dan memeperlancar peredaran darah. manggis juga kaya akan mineral kalium yang membantu metabolisme energi. Khasiat xanthone bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji xanthone dalam riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker serviks manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Manfaat XAMthone plus untuk mencegah dan membantu pengobatan berbagai jenis penyakit, di antaranya adalah :

1.         Kanker

2.         Diabetes

3.         Stroke

4.         Penyakit jantung

5.         Ginjal

Pendapat Para Ahli Tentang XAMthone Plus

Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati

Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian

XAMthone merupakan molekul besar yang terdiri dari berbagai komponen super antioksidan, misalnya alpha-Mangostin; Garcinone A; beta-Mangostin; Garcinone B; 3-Isomangostin; Garcinone C; Mangostanol; Garcinone D; Maclurin; Garcinone E, Catechins and polyphenols, Vitamin C dan sebagainya.
Antioksidan diperlukan tubuh untuk untuk mencegah kerusakan akibat serangan radikal bebas, melalui perlindungan terhadap protein, sel, jaringan dan organ-organ tubuh. Antioksidan telah terbukti dapat mencegah penuaan dini (anti aging), mencegah penyakit jantung, mencegah berbagai jenis kanker, mencegah kebutaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Banyak antioksidan alami yang terdapat dalam makanan kita, antara lain askorbat (vitamin C), tokoferol (vitamin E), karotenoid (vitamin A) dan poliphenol (antioksidan dalam teh dan dedaunan). Namun kesemuanya itu kemampuannya jauh di bawah XAMthone dari manggis. Sebagai contoh, antioksidan dalam jeruk mempunyai nilai 2400 ORAC per 100 oz, sedang XAMthone mempunyai nilai 20.000 ORAC.

Penelitian lain menunjukkan bahwa gamma-mangostin mempunyai efek anti radang lebih baik daripada obat antiinflamasi lain yang dijual di pasaran. Xanthone jenis ini dapat menghindarkan berbagai penyakit yang disebabkan peradangan, seperti artritis dan alzheimer (merupakan salah satu penyakit disfungsi otak).

Xanthone juga bermanfaat mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan yang paling efektif. Kandungan alpha-mangostin dan gamma-maostin pada buah manggis juga bersifat sebagai antibakteri. Alpha-magodtin juga diketahui mempunyai efektivitas yang sama baiknya dengan antibiotika yang berada di pasaran seperti amphicillin dan minocycline.
Manggis merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah keruakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Tidak cuma daging buah manggis yang kaya vitamin C-66 mg, tetapi juga kulit yang multi khasiat yaitu antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung koroner, HIV, dan sebagainya.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apotosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru dan sebagainya. Xanthone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, eukimia, antiinflamasi, dan antidiare.

 

 

Comments

comments

Incoming search terms:
  • struktur paru-paru
  • struktur paru-paru manusia
  • struktur paru paru manusia
  • penyembuhan kanker dengan laser
  • struktur paru paru
  • struktur jantung
  • penggunaan laser
  • polip rahim
  • struktur dan fungsi paru-paru
  • VENA PARU-PARU