Luka bakar merupakan jenis luka, kerusakan jaringan atau kehilangan jaringan yang diakibatkan sumber panas ataupun suhu dingin yang tinggi, sumber listrik, bahan kimiawi, cahaya, radiasi dan friksi. Jenis luka dapat beraneka ragam dan memiliki penanganan yang berbeda tergantung jenis jaringan yang terkena luka bakar, tingkat keparahan, dan komplikasi yang terjadi akibat luka bakar tersebut. Luka bakar dapat merusak jaringan otot, tulang, pembuluh darah dan jaringan epidermal yang mengakibatkan kerusakan yang berada di tempat yang lebih dalam dari akhir sistem persarafan. Seorang korban luka bakar dapat mengalami berbagai macam komplikasi yang fatal termasuk diantaranya kondisi shock, infeksi, ketidak seimbangan elektrolit (inbalance elektrolit) dan masalah distress pernapasan. Selain komplikasi yang berbentuk fisik, luka bakar dapat juga menyebabkan distress emosional (trauma) dan psikologis yang berat dikarenakan cacat akibat luka bakar dan bekas luka.

Faktor Resiko Luka Bakar

Efek Patofisiologi Luka Bakar

1. Pada Kulit

Perubahan patofisiologik yang terjadi pada kulit segera setelah luka bakar tergantung pada luas dan ukuran luka bakar. Untuk luka bakar yang kecil (smaller burns), respon tubuh bersifat lokal yaitu terbatas pada area yang mengalami injuri. Sedangkan pada luka bakar yang lebih luas misalnya 25 % dari total permukaan tubuh atau lebih besar, maka respon tubuh terhadap injuri dapat bersifat sistemik dan sesuai dengan luasnya injuri. Injuri luka bakar yang luas dapat mempengaruhi semua sistem utama dari tubuh.

2. Sistem kardiovaskuler

Segera setelah injuri luka bakar, dilepaskan substansi vasoaktif (catecholamine, histamin, serotonin, leukotrienes, dan prostaglandin) dari jaringan yang mengalmi injuri. Luka bakar yang luas menyebabkan edema tubuh general baik pada area yang mengalami luka bakar maupun jaringan yang tidak mengalami luka bakar dan terjadi penurunan sirkulasi volume darah intravaskuler.

Penanganan Luka Bakar

Penanganan luka bakar yang paling krusial adalah pada menit-menit awal saat luka bakar diperoleh. Semakin cepat penanganan luka tersebut, semakin baik pula hasil yang didapat oleh korban. Dengan penanganan yang tepat dan cepat, korban memiliki kesempatan untuk terhindar dari bekas luka bakar yang sangat mengganggu penampilan. Sebaiknya setelah mengalami luka bakar segera oleskan minyak obat mas pada bagian tubuh yang sakit, rasa sakit akan segera hilang. Lakukan pengobatan beberapa kali sampai luka mengering.

TERAPI PENGOBATAN LUKA BAKAR

  1. Balurkan minyak kutus kutus pada bagian telapak kaki sampai ke betis
  2. Balurkan juga di sepanjang tulang punggung
  3. Dan yang terakhir jangan lupa balurkan di area luka, namun sebelumnya luka harus sudah bersih terlebih dahulu

KUTUS KUTUS membantu memperbaiki fungsi titik refleksi tubuh anda yang berhubungan dengan luka bakar,, karena KUTUS KUTUS akan membantu memperbaiki sistem jaringan kulit yang rusak. Selain aromanya yang menenangkan juga tidak terlalu panas sehingga membantu anda dalam berisitirahat. Ketika tubuh bekerja secara optimal, maka tubuh akan mengatasi segala problem yang ada di dalam.

Incoming search terms:
  • komplikasi luka bakar
  • patofisiologi luka bakar
  • patofisiologi luka
  • lp luka bakar
  • patofisiologi perawatan luka
  • patofisiologi luka bakar pada lansia
  • penyebab korban luka bakar kekurangan darah putih