Anda kerap merasakan detak jantung yang tidak beraturan? Jangan anggap remeh gangguan irama jantung ini. Gangguan yang dalam istilah kedokteran disebut atrial fibrillation (AF) atau fibrilasi atrium ini merupakan salah satu faktor risiko terjadinya serangan stroke.

Gangguan Irama Jantung terjadi bila serambi jantung atau atrium berdetak tidak teratur. Sehingga tidak semua darah dapat dipompa ke seluruh tubuh dengan baik yang mengakibatkan risiko terjadi sumbatan darah di dalam rongga jantung. Sumbatan darah ini bisa terlepas dan bergerak menuju otak sehingga berpotensi menyebabkan serangan stroke. Stroke merupakan suatu keadaan ketika fungsi otak hilang secara cepat. Aliran darah ke otak kurang akibat ada penyumbatan atau karena pembuluh darah yang pecah.

Akibatnya, penderita akan mengalami kelumpuhan, kehilangan kemampuan bicara, kehilangan penglihatan, bahkan bisa mengakibatkan kematian. Gangguan irama jantungmerupakan faktor risiko tertinggi terjadinya stroke dan bertanggung jawab atas terjadinya sekitar satu dari lima kasus stroke iskemik, yaitu stroke yang diakibatkan sumbatan darah. Stroke yang terjadi akibat gangguan irama jantung ini biasanya menyebabkan kecacatan yang lebih parah dibandingkan stroke yang tidak disertai dengan gangguan irama jantung.

Gangguan irama jantung tidak hanya terbatas pada iregularitas denyut jantung tapi juga termasuk gangguan kecepatan denyut dan konduksi.

Gejala gangguan irama jantung bisa bervariasi. Mulai dari jantung yang sering berdebar, pingsan mendadak, hingga akhirnya kematian. Uniknya gangguan irama jantung bisa menimpa berbagai kalangan umur mulai dari bayi hingga orang tua. Pada bayi kadang ditemui kadar detak jantung yang terlalu lemah. Ini bisa saja disebabkan karena memang ada kelainan sejak lahir. Namun bisa juga ini disebabkan perilaku orang tua yang tak sehat, seperti sering merokok, minum kopi berlebih, mengosumsi alkohol terlalu banyak atau minum coklat dengan tak teratur. Selain juga ada perangsang dari keadaan psikis dan lingkungan di dalamnya.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah gejala-gejala gangguan irama jantung. Meskipun harus dilakukan pemeriksaan medis untuk memastikannya, Anda patut waspada jika mengalami gejala-gejala berikut:

– Berdebar-debar

– Tekanan darah terus menurun

– Lemas dan sering kelelahan

– Lighthe adedness atau merasa pusing dan melayang

– Mudah bingung, tidak fokus

– Sesak napas

– Pada kasus tertentu juga disertai sakit dada.

Gangguan ini seringkali tidak disadari oleh orang yang mengalaminya. Itu karena gejalanya mirip seperti ketika tubuh merasa kelelahan.

herbal kutuskutus

Minyak Kutus Kutus

Solusi Terbaik dan Aman Pengobatan Gangguan Irama Jantung Dengan Minyak obat Kutus Kutus 

Minyak Obat KUTUS KUTUS berbahan dasar minyak kelapa.

 

Disamping menggunakan minyak kelapa Murni,  minyak kutus kutus menggunakan :

  • minyak zaitun
  • minyak kedelai
  • minyak bunga matahari
  • minyak wijen
  • Minyak kemiri
  • Minyak Cengkeh
  • Kayu Putih
  • Adas
  • Gaharu

Kombinasi minyak dasar ini membuat minyak kutus kutus bisa menyatukan 49 tanamana  herbal menjadi minyak yang ampuh untuk berbagai penyakit.

untuk cara pemakaian untuk memeperbaiki gangguang jantung Anda bisa buka link di bawah ini :

 

Link herbal jantung  dan  link herbal irama jantung tak teratur

 

terima kasih telah membaca artikel tentang gangguan irama jantung semoga bermanfat.

 

kutus kurus harga

Comments

comments

Incoming search terms:
  • pertanyaan tentang hipertensi
  • gangguan irama jantung
  • penyakit alkohol
  • patofisiologi gangguan irama jantung
  • Jantung berdetak tak beraturan
  • pengobatan gangguan irama jantung
  • obat herbal untuk irama jantung tidak beraturan
  • obat herbal detak jantung tidak beraturan